Day 4: Buku

Ketika dulu saya kecil, saya pernah berkesempatan tinggal di luar negeri. Saya begitu takjub dan terkesima dengan perpustakaan disana, Carnegie Library. Perpustakaan megah dengan baaaaanyak koleksi buku. Pertama kali dalam hidup saya melihat buku sebanyak itu! Disitulah saya mulai menyukai buku dan perpustakaan.

Saya ingin Zahid menyukai buku karena buku adalah jendela ilmu. Sejak kecil saya sering membacakan buku cerita untuk Zahid, dan sering mengajak Zahid ke toko buku dan perpustakaan di RPTRA.

Seiring dengan bertumbuhnya Zahid, kini ia sudah punya selera sendiri buku yang ia suka. Sekarang Zahid tidak terlalu excited dengan buku cerita, Zahid lebih menyukai ensiklopedia. Zahid sangat suka ensiklopedia tentang dinosaurus, binatang, bumi, luar angkasa, dan tubuh manusia. Ketika membacakan buku untuk Zahid, Zahid sering bertanya, apa dan kenapa.

Akhir pekan lalu, saya mengajak Zahid ke perpustakaan nasional. Sebetulnya sudah lama saya ingin mengajak Zahid kesana, namun baru terlaksana. Zahid sangat excited, ini pengalaman pertamanya ke perpustakaan besar! Di bagian anak, ruangannya cukup besar dan koleksi bukuya lumayan banyak. As expected, Zahid langsung berlari ke rak buku buku tentang dinosaurus dan binatang. Setelah membaca buku, saya menunjukkan Zahid bola dunia dan memperkenalkan negara negara yang ada di dunia. Hal ini untuk menjawab keingintahuan Zahid tentang negara asal berbagai binatang.

Hari ini ketika diberi tugas untuk memilih buku di perpustakaan online Tetum Bunaya, kami mengajak Zahid untuk memilih sendiri buku yang mau ia pinjam. Namun, wajahnya sedikit murung, saya tanya kenapa. Zahid menjawab, “Zahid ga suka buku-bukunya, ga ada ensiklopedia.”

Saya tetap encourage Zahid untuk memilih satu saja buku yang paling menarik diantara pilihan yang tersedia, dan Zahid menjatuhkan pilihannya.

Tinggalkan Komentar