Zahid masih terus belajar untuk lebih disiplin dan konsisten makan sendiri, mandi sendiri, dan ke toilet (BAK) sendiri. Untuk memotivasi Zahid, saya sering mengatakan bahwa saya harus melaporkan kepada Ibu Guru tentang kemandirian Zahid. “Zahid sebentar lagi masuk sekolah lho, itu artinya Zahid sudah besar! Kalau sudah besar dan mau sekolah, sudah harus makan sendiri, mandi sendiri dan ke toilet sendiri.” Zahid memang sudah bisa makan sendiri, hanya saja belum konsisten sehari 3x. Terkadang, jika Zahid malas makan dan saya terburu-buru (tidak dapat menemani dan menunggunya) saya sering menyuapi Zahid agar lekas selesai. Ini tentu salah dan harus saya perbaiki.
Terkait dengan mandi, Zahid juga sudah bisa mandi sendiri, hanya saja masih minta bantuan saya untuk menggosok punggungnya. “Mimiii, Zahid senang dimandiin mimi, karena Zahid disayang-sayang.” Zahid sering membujuk saya untuk memandikannya. “Zahid mandi sendiri sendiri ya, nanti mimi bantu!” saya akan biasanya menawar. Setelah mandi, Zahid akan memakai baju sendiri.
Zahid sudah konsisten untuk BAK sendiri. Ya, tapi itu tadi, sering minta ditemani. Zahid lebih nyaman untuk menggunakan toilet di lantai 2 karena kamar mandinya kering. Sementara di lantai 1, kamar mandinya basah dan lebih sempit. Ini juga menjadi PR, karena Zahid harus bisa menggunakan toilet manapun. Semoga kedepannya kami dapat lebih konsisten melatih kemandirian Zahid.
