Day 14: Pengalaman menulis jurnal

Saya  membaca kembali lembar demi lembar jurnal yang sudah saya tulis tentang Zahid dan Hanna. WOW! sampai 18 halaman ternyata di Word, dan hampir 6,000 kata. Ini setara dengan tugas paper kuliah jaman dulu 😊 Saya juga membaca kembali jurnal yang saya tulis tahun lalu tentang Zahid. Saya merasakan ada perbedaaan dengan jurnalling sebelumnya. Kini, saya merasa lebih terbuka, apa adanya, dan lebih leluasa meluangkan perasaan saya.

Ketika membaca, saya senyum-senyum sendiri, teringat kembali tingkah laku Zahid dan Hanna, lucu dan menggemaskan sekali mereka! Saya bisa merasakan kembali keseruan saat-saat bersama mereka. Terharu, betapa mereka sudah tumbuh sampai usia sekarang, cepat sekali waktu berlari!

Di sisi lain, saya juga sedih. Banyak hal yang perlu saya perbaiki sebagai seorang Ibu. Saya harus belajar untuk lebih sabar, lebih disiplin dan lebih konsisten meluangkan waktu bermain bersama Zahid dan Hanna, menstimulasi mereka, mendampingi mereka belajar dan mengeksplorasi dunia mereka.  Betul bahwa saya memiliki keterbatasan karena harus bekerja penuh waktu, tetapi seharusnya ini tidak menjadi hambatan, dan bisa di manage lebih baik.

Saya paham sekarang mengapa ini disebut program menjadi orang tua yang bertumbuh. Proses bertumbuh dan  belajar menjadi orang tua yang lebih baik takes a lifetime.

Tinggalkan Komentar