Hari ini, jadwal assessmen Zahid di sekolah. “Yeay, Zahid hari ini ke sekolah lho! Senang gak nak?” tanya saya kepada Zahid ketika mandi pagi. Zahid menjawab, “Zahid ngapain ke sekolah mimi?” tanya Zahid datar. “Main ke sekolah, ketemu teman-teman baru, ibu Guru.” jawab saya. Zahid kembali bertanya, “Nanti ada waktu bermain ga mi?” “Ada dong!” jawab saya. “Asiiik, jadi ada waktu belajar ada waktu bermain ya mimi! Zahid mau bawa ikan hiu paus Zahid ah!” Zahid mulai antusias. Setelah mandi, Zahid memilih sendiri baju yang mau dipakainya.
Pada siang hari kami berangkat ke sekolah Tetum Bunaya. Begitu sampai sekolah, Zahid disapa oleh seorang kakak, mencuci tangan, dan diajak untuk ke lantai 2. Saat itu, Zahid tidak mau melepas tangan saya dan minta saya untuk menemaninya. Saya mengantar Zahid ke lantai dua, dan berikan penguatan agar ia berani sendiri. Dan ternyata begitu di depan kelas, Zahid melepas sendiri genggamannya. Semangat Zahid! Seruku seraya melambaikan tangan. Mimi tunggu dibawah ya nak!
Ketika assessmen selesai, saya sedang tidak ditempat dan baru tiba di sekolah beberapa saat setelahnya. Zahid sedang bermain bersama adiknya di playground. Zahid memakai topi buatannya. Saya langsung menghampiri Zahid, waaah, Zahid buat apa, bagus banget ini. Zahid menjawab dengan antusias, Zahid bikin topi mimi! Gambar apa ini nak? Zahid menjelaskan gambar di topinya, ini paus biru, bunga, ular, burung elang, harimau.
Zahid terlihat begitu bahagia bermain disekolah, ketika saya ajak pulang Zahid tidak mau. Saya katakan, kita bisa kesini lagi besok-besok! Kemudian membujuknya untuk ke perpustakaan mengambil buku lalu pulang. Diperjalanan pulang, saya tanya, Zahid ceritakan dong tapi ngapain aja? Zahid senang tidak? Zahid menjawab, bernyayi, bermain bola, menggambar, membuat topi. Zahid pun menjawab ia senang karena ketemu teman baru. Ia bilang ada tiga temannya, namun ketika ditanyakan namanya, Zahid lupa. Begitulah kegiatan hari ini di sekolah. Zahid sepertinya excited akan masuk sekolah! Semoga pandemi lekas berlalu, dan bisa mulai tatap muka lagi. Meskipun hanya 1 hari seminggu, Zahid akan bahagia tentunya.














